Review Jellyfish Can't Swim in the Night: Visual Terbaik Doga Kobo?

Review Jellyfish Can't Swim in the Night: Visual Terbaik Doga Kobo?
Yoru no Kurage wa Oyogenai

"Hidup pasti ada pertemuan dan perpisahan."

Kalimat klise ini mungkin sering kita dengar, tapi Jellyfish Can't Swim in the Night (Yoru no Kurage wa Oyogenai) berhasil membawakannya dengan cara yang menyilaukan mata.

Saya tidak menyangka anime orisinal ini akan seasik itu. Drama naik-turun bersama 4 karakter utamanya—yang semuanya punya masalah hidup—benar-benar terasa personal. Sepertinya tren anime musik belakangan ini memang suka mengambil tema serupa: drama internal karakter dan all-girl cast. Apakah ini berarti cewek-cewek di anime musik selalu problematik? Waduh.

Mari kita bedah kenapa anime ini layak masuk watchlist kamu.

Sinopsis: 4 Karakter yang "Bermasalah"

Member Grub JELEE

Cerita berpusat pada grup misterius bernama JELEE, yang dibentuk oleh empat gadis dengan latar belakang rumit:

  1. Mahiru Kozuki (Yoru): Seorang ilustrator berbakat yang berhenti menggambar karena trauma masa lalu.
  2. Kano Yamanouchi (Nonoka): Mantan Idol yang ingin membuktikan dirinya lewat nyanyian, meski harus melawan arus industri.
  3. Kiui Watase (Nox Ryūgasaki): Vtuber yang mengklaim dirinya "yang terbaik", padahal aslinya seorang hikikomori.
  4. Mei Takanashi (Kim Anouk): Seorang komposer misterius (dan fanatik Idol) yang ingin mendukung idolanya dari balik layar.

Bersama-sama, mereka menjalani perjalanan penuh drama untuk mencapai tujuan masing-masing. Apakah mereka berhasil?

Karakter: Ego dan Luka Masa Lalu

Mahiru Kozuki

Salah satu kekuatan anime ini adalah penokohannya.

Ilustrator yang Enggan Menggambar Mahiru berhenti menggambar karena masa kecilnya kurang diapresiasi. Motivasi polos seorang anak kecil dengan gambar ubur-uburnya hancur oleh realita. Namun, pertemuan tak terduga dengan Kano—seorang fans yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan lukisannya—mengubah segalanya. Mahiru kembali menemukan motivasinya, sekaligus menghadapi realita pahit bahwa internet bukan tempat yang selalu menyenangkan untuk berekspresi.

Kano Yamanouchi

Idol yang Terbuang Kano adalah tokoh pusat di anime ini. Drama yang dialaminya dengan grup lamanya memaksanya mundur. Tuntutan orang dewasa membuatnya terpojok, tapi justru di situlah dia menemukan kembali apa yang dia suka. Sifatnya yang sedikit egois justru membuatnya menjadi center yang kuat dan realistis.

Kiui Watase

Vtuber yang Kesepian (Ini karakter Favorit Saya) "Kamu adalah Super Hero-ku!" Kiui adalah karakter periang di dunia maya, tapi rapuh di dunia nyata. Sifat kekanak-kanakannya membuatnya merasa berbeda, tidak dianggap, dan akhirnya mengurung diri. Momen ketika Mahiru menariknya keluar dari "kegelapan" kamarnya adalah titik balik yang emosional. "Kalau kamu mengurung diri terus, duniaku... akan terus diselimuti kegelapan."

Mei Takanashi dan Kano Yamanouchi

Komposer Maniak Idol Hidup mati hanya untuk idola. Mei adalah representasi fans garis keras yang baru saja menemukan kebahagiaan, tapi hancur karena ditinggal idolanya lagi. Namun, nasib membawanya lebih dekat dengan sang idola, dan dia membuktikan kesetiannya dengan karya musik yang luar biasa.

Visual: Ini Bukan Doga Kobo yang Kita Kenal

Live Konser Episode terakhir

Masuk ke aspek teknis, ini bagian yang paling bikin kaget. Ini seperti bukan Doga Kobo.

Studio yang terkenal dengan anime moe cerah seperti New Game! atau Umaru-chan ini tiba-tiba menghadirkan adegan malam yang luar biasa indah. Gemerlap cahaya kota, lampu sorot panggung, dan pantulan neon benar-benar memanjakan mata.

Sepertinya setelah sukses dengan Oshi no Ko, Doga Kobo menemukan turning point baru. Mereka tidak lagi sekadar studio "rambut warna-warni", tapi studio yang mampu memainkan sinematografi kelas atas.

Highlight Episode: Episode 3 yang Menguras Air Mata

Bagian yang paling saya suka jatuh pada Episode 3, saat menceritakan latar belakang Kiui. Hubungan pertemanan masa kecil yang hilang dan ditemukan kembali disajikan dengan sangat manis.

Pesan moralnya ngena banget: Walaupun tidak ada yang mengerti dirimu, setidaknya kamu harus tetap mencoba mengerti dirimu sendiri. Adegan penjemputan Kiui dari kamar gelapnya ke dunia luar itu adalah definisi friendship goals.

Kesimpulan: Rekomen atau Skip?

Apakah rekomen? Jelas.

Tapi, kalau kamu anti dengan anime yang full karakter wanita dan interaksi antar cewek, mungkin ini kurang cocok.

Banyak yang bilang ceritanya "mid" atau biasa saja. Tapi ingat, anime bukan cuma soal naskah cerita. Anime adalah gabungan audio, visual, dan pengarahan sutradara (direction). Cerita sederhana bisa jadi masterpiece kalau dieksekusi dengan benar.

Sebaliknya, cerita bagus kalau eksekusinya salah, tidak aakn sebagus itu. Jellyfish Can't Swim in the Night berhasil membuktikan bahwa Eksekusi > Konsep.

Jadi, sudah siap menyelam di malam hari bersama JELEE?

0:00
/0:00
wawunime
Ini adalah channel ke dua dari Wawunime 🎥 Wawu Anime Diskusi menarik, berita terbaru, & rekomendasi anime favoritmu! ✨ Update dari Love Live dan Anime Seasonal 📩 Kerja sama? Hubungi Via Instagram https://www.instagram.com/wawunime?igsh=bDF3Nml3OXdweDFo Website in here https://www.wawunime.my.id/ Kalian bisa memberi dukungan untuk Channel ini menggunakan Saweria dibawah ya.